Diposkan pada Tak Berkategori

CITA RASA RAJA DALAM BATIK PESISIR PEKALONGAN

 

IMG20170806144251
Pintu gerbang Padepokan

Wilayah Indonesia yang terdiri dari lautan dan daratan, ribuan suku yang beraneka ragam, ternyata melahirkan kekayaan Indonesia yang luar biasa. Kekayaan alam yang terdiri dari ribuan pulau, daratan dan lautan membuat Indonesia menjadi tujuan wisata, baik turis lokal maupun turis asing. Kuliner, seni musik, seni kriya hingga busana. Dan Pekalongan, adalah salah satu daerah dimana  seni budaya tumbuh sejak jaman kerajaan dan pendudukan Belanda

Sejarah Batik Pekalongan

 

IMG20170806121651
Dinding sejarah batik Indonesia

Pekalongan, asal muasal pusat batik di Jawa Tengah tumbuh sejak jaman kerajaan. Nama batik pesisir sendiri diambil dari nama daerah di pesisir pantai utara Jawa, yaitu Cirebon, Indramayu, Pekalongan, Tuban, Lasem hingga Madura. Produksi batik yang masih tradisional mulai muncul satu demi satu hingga kini menjadikan Pekalongan dipilih oleh UNESCO sebagai kota kreatif pada tanggal 1 Desember 2014 karena masyarakat kota ini dinilai kreatif karena hidup hampir 100 % dari membatik.

 

Karakteristik Batik Pesisir

Petung2017 (5)
Ciri khas batik pesisir Pekalongan

Pengaruh lingkungan pantai dan peninggalan budaya Cina, membuat batik pesisir Pekalongan kaya akan warna, memiliki filosofi, motif yang banyak menggunakan tumbuhan, binatang dan ciri khas lingkungan. Batik pesisir banyak menggunakan ragam corak hiasan pada batiknya, seperti motif bunga mawar, teratai, persik, sulur daun, sulur pandan. Sedangkan corak binatang banyak menggunakan binatang burung pipit, ular, merak, dan kupu kupu. Berbeda dengan batik Solo dan Yogyakarta, batik pesisir PeKALONGAN banyak menggunakan warna biru, coklat dan hitam dengan motif khususnya, yaitu  motif Jlamprang.

Padepokan Batik Pesisir

Petung2017 (45)
Masterpiece

Salah satu sentra wisata batik terkenal di Pekalongan adalah Padepokan Batik Pesisir milik H Failasuf di Wiradesa. Masuk ke lingkungan padepokan, mata pengunjung mulai disuguhi pemandangan sejarah tentang batik. Di pinggir jalan terdapat sebuah rumah yang juga dijadikan toko produk batik. Dengan desain bangunan ukir-ukiran khas Pekalongan membuat mata seolah-olah kembali ke jaman kerajaan. Di sepanjang tembok bangunan hingga masuk ke komplek padepokan, pengunjung akan disuguhi deretan tulisan dan foto sejarah perjalanan batik nusantara.

Langkahkan kaki ke kanan, kita akan masuk ke padepokan luas dengan gapura berbentuk ukiran. Hmm…rasanya pengunjung pasti sedang berada di kerajaan ya? Halaman luas dengan pendopo mungil tempat H Failasuf menerima tamu dan turis, lesehan sambil bercengkerama. Di sebelah kiri pendopo terdapat pintu masuk workshop dimana para pekerja bekerja. Terdapat beberapa bagian area kerja, yaitu :

  1. Meja gambar

    Petung2017 (33)
    Tukang desain
  2. IMG20170806123344
    Mewarnai

    IMG20170806123516
     Menghilangkan malam/lilin dengan sendok dan air kapur
  3. NGLOROD

    IMG20170806123627
    Wah untuk proses menghilangkan lilin pada kain batik

 

Pada kesempatan ini pula, Bapak Bupati Asip Kholidi meresmikan pembuatan batik PetungKriyono. Ide mengangkat wisata Petung go International menginspirasi bapak Bupati dan H Failasuf untuk mengangkat keindahan alam Petung kedalam bentuk batik. Maka batik Petungkriyono pun diluncurkan yang mana nantinya batik ini khusus digunakan sebagai hadiah pada tamu dari negara luar dan tamu kenegaraan. Ide kreatif ini patut ditiru karena pariwisata harus mampu melahirkan ide-ide kreatif yang membuat calon turis tergoda untuk datang dan menikmati keindahan alam daerah.

Pekalongan sebagai Tanah Legenda Batik Nusantara, teruskan perjuanganmu. Jangan pernah hilangkan nafas dan denyut jantung batik dari tanah leluhur. Jayalah Pekalongan, Jayeng Jateng.

Petung2017 (52)

Petung2017 (106)
Beautiful Art

 

Diposkan pada Tak Berkategori

SENYUM RAJA DI TANAH LEGENDA BATIK NUSANTARA

bupati
Sambutan Bpk Bupati Pekalongan, Asip Kholidi

Alam dan manusia adalah satu kesatuan yang akan terikat sampai kapanpun. Batik salah satunya, sejak lama dikenal sebagai hasil kebudayaan Nusantara yang tiada duanya. Ciri khas kainnya, coraknya, dan filosofi dibalik setiap proses pembuatannya membuat batik bukan hanya sekedar kain biasa. Sebagai sebuah adikarya luhur dan agung, batik sejak lama sudah mengangkat nama  Indonesia umumnya dan kota Pekalongan khususnya. Pekalongan sebagai Kota Legenda Batik Nusantara menjadi saksi sebuah proses penyatuan hidup manusia dengan alam. Sentra batik terkenal sejak jaman Belanda membuat batik menjadi deru nafas hidup warganya. Namun, berapa banyak yang tahu tentang keindahan alam Pekalongan?

 

petung3
Gerbang Utama Petung Kriyono

Ya, Pekalongan kini sedang berbenah. Petung Kriyono, sebuah kawasan konservatif alam alami atau biasa disebut Ecowisata, kini menjadi sebuah alternatif wisata Pekalongan selain batik. Dibuka sejak tahun 2014, Petung Kriyono menjadi sebuah alternatif wisata alami yang bisa mengedukasi masyarakat untuk menghargai alam dan sekitarnya. Hamparan pepohonan dengan jalan yang landai dan berbelok khas pegunungan, menyambut peserta Amazing Explore Petung National 2017 yang diikuti oleh lebih kurang 80 orang peserta dari berbagai wilayah dan kategori. Pemerintah Kabupaten Pekalongan berinisiatif untuk memperkenalkan Petung Kriyono yang indah dan alami melalui program Explore Petung, yang dibuka oleh Bupati Asip Kholidi.

  1. Curug Sibedug
sibedug
Curug Sibedug

Perjalanan kami melewati Hitan Sokokembang, hutan dimana terdapat ratusan ribu spesies hewan langka seperti Elang Jawa, Lutung, dan Owa. Curug pertama dari serangkaian spot wisata ini terletak di Dusun Sokokembang Desa Kayupuring. Air terjun sebanyak dua buah ini terletak pada ketinggian 20 meter dan berada di pinggir jalan. Kami sempat melihat burung elang Jawa terbang dan dua ekor Owa di atas pohon. Setelah memotret beberapa titik, perjalanan kami lanjutkan ke Jembatan Sijimpit.

petung 2
Air Terjun Sibedug

 

  1. Jembatan Sijimpit
jembatan siingit
Jembatan Sipingit

Untuk menuju jembatan ini kami sempat melewati hutan, kawasan rumah penduduk di beberapa titik dengan jalanan yang masih berkelok.  Setelah melewati jalanan yang menurun, mobil kami akhirnya berhenti di jembatan ini. Air jernih dan dingin mengalir di kanan kiri jembatan yang dipenuhi bebatuan.

 

  1. Welo Asri
weloasri5
Welo Asri

Perjalanan cukup jauh untuk menuju titik Welo Asri ini. Namun semua terbayarkan dengan pemandangan yang indah. Dikelilingi oleh pepohonan tinggi, Welo Asri terdiri dari berbagai macam fasilitas untuk pengunjung. Bagi Anda penggemar olahraga air bisa memilih River Tubing, tracking, body rafting, pendakian dan pemancingan.

weloasri4
Taman Sungai  Welo River

Sedangkan bagi anak muda tersedia Pohon Selfie dan jembatan bambu dengan ornamen berbentuk LOVE  untuk memenuhi keinginan berfoto ria.

weloasri3

Di sebelah sisi rumah pohon terdapat bambu memanjang dengan ketinggian beberapa meter dari permukaan air. Silakan Anda duduk dengan posisi kaki menjuntai, Masya Allah pemandangannya begitu indah. Kali dengan bebatuan dan ceruk air di sebelah kiri yang lumayan dalam, di bagian atas timbuh subur pepohonan lebat. Adem rasanya duduk sejenak di atas jembatan bambu ini.

weloasri

Setelah mengambil beberapa objek, saya naik ke atas untuk sholat. Fasilitas di Welo Asri ini cukup lengkap karena tersedia ruang ibadah berbentuk bale bambu dan warung makanan. Untuk warung makanan ada yang cukup unik yaitu tingkat seperti pepohonan. Beberapa kawan sempat mengabadikan sepasang lutung yang ada di balik semak-semak pepohonan.

petung5
Air mancur

 

  1. Curug Bajing
bajing
Curug Bajing

Spot curug ini menurut saya paling istimewa. Masuk melalui pintu gerbang, mata langsung tertumbuk pada deretan beberapa warung tradisional. Masuk ke gerbang menuju spot, saya langsung menuju rumah pohon di sebelah kiri. Dengan ketinggian beberapa meter, saya langsung takjub dengan pemandangan di atas. Hamparan rumah penduduk berpadu dengan pegunungan dan warna hijau pepohonan. Rasanya maknyes berada di ketinggian tersebut.

bajing2
Rumah Pohon

Turun dari rumah pohon, saya kembali menyusuri jalan setapak menuju air terjun. Jalan tanah bebatuan dan naik turun lumayan membuat kaki berolahraga. Setelah dua kali berbelok dengan warung makan di sisi kanan, akhirnya saya sampai di titik inti Curug Bajing. Di sebelah kiri terdapat sebuah pendopo dari kayu dimana ternyata sedang berlangsung pameran mini. Beberapa kain batik tersampir di palang bambu, sedangkan di tengah pendopo terdapat dua orang model mengenakan batik sedang memperagakan cara membatik. Satu jam kemudian model berganti baju dan mengenakan batik dari Padepokan Batik H. Fallasuf.

petung9
Demo Batik
petung13
Pagelaran Batik oleh Padepokan Batik H.Fallasuf

Selesai dengan batik, saya meluncur ke bawah pada titik air terjun.  Terdapat rangkaian bambu berbentuk LOVE dengan posisi jurang dibawahnya. Bagi anak muda, tempat ini digunakan untuk berselfi ria. Mata saya kemudian beralih pada air terjun. Air terjunnya sangat indah dengan bebatuan besar. Terdapat sebuah warung makan dan mushola persis disamping air terjun. Sungguh unik ya karena pengunjung bisa menikmati suara air terjun sambil meminkmati hidangan ringan khas kampung. Bagi penggemar travelling, disuguhi pemandangan seperti ini pasti akan menimbulkan sensasi tersendiri.

petung12
Air Terjun Curug Bajing

Curug ini menyimpan banyak sejarah rupanya. Menurut penjelasan Pak Supriyadi dari Forkabis, curug ini awalnya dibangun atas dana dari swadaya masyarakat setempat. Menurut sejarah, curug Bajing ini awalnya adalah sebuah hutan luas yang biasa digunakan perampok ( Bajing dalam Bahasa Jawa) untuk bersembunyi. Hutan lebat di sebelah kanan dan bagian atas air terjun digunakan untuk tempat bersembunyi. Warga sekitar karena merasa kurang nyaman akhirnya memutuskan pindah ke bagian bawah, hingga sekarang. Curug ini sendiri hingga sekarang masih digunakan untuk ritual acara adat Jawa. Contohnya adalah Malam Satu Suro, dimana warga akan memotong kambing khsuus berbulu hitam dengan garis putih. Lebih kurang 3000 pengunjung memadati Curug Bajing pada malam satu suro ini.

 

  1. Curug Lawe
lawe5
Tarian Sambutan

Spot terakhir kami adalah Curug Lawe. Rombongan disambut dengan tari dan shalawatan dari komunitas tari Rampak Santri Al Fusha. Tak tahan dengan musik da kekompakannya, rombongan akhirnya ikut bergoyang dengan penari. Luar biasa.

lawe4
Payung Warna-Warni

Selesai penyambutan mata langsung tertumbuk pada payung kecil warna-warni yang tergantung di antara pepohonan. Beberapa meter ke depan belok kanan, terdapat mushola dengan pancuran untuk berwudhu. Melangkahkan kaki ke atas mata disuguhi pemandangan aneka warna. Payung warna-warni, ayunan kain yang disematkan diantara pepohonan dan beberapa fasilitas yang bisa digunakan untuk berfoto.  Turun ke bawah terdapat curug yang indah namun sayang karena waktu tidak memungkinkan kami untuk melihatnya. Semoga lain waktu dapat kembali lagi ya.

lawe3

Inisiatif PemKab Pekalongan meningkatkan pariwisata EcoPark, patut diacungi jempol, Walau masih baru namun di lapangan sudah terlihat koordinasi antara PemKot, Forkabis dan warga sekitar sudah terjalin baik. Ke depannya Pekalongan diharapkan bisa membuat terobosan pariwisata dengan memadukan Ecowisata dan batik. Mungkin bisa dalam bentuk pagelaran batik nasional di beberapa curug dengan mengundang tamu perwakilan dari beberapa daerah dan negara luar.

Salam Gayeng Jateng, sukses selalu untuk Pekalongan.

Diposkan pada Tak Berkategori

Ada Cinta Dalam Secangkir Kopi

                        “Setiap yang punya rasa, pasti punya nyawa”

Filkop

Filosofi Kopi

KOPI. empat kata yang menggambarkan kenikmatan dibalik warnanya yang pekat. KOPI, empat kata yang menggambarkan begitu banyaknya filosofi kehidupan yang kadang dilupakan. Apakah kopi hanya sekedar minuman penghangat badan, pengusir rasa kantuk yang mendera atau sudah merasuk hingga ke hati paling dalam hingga kau tak mampu menjalani seharipun tanpa kopi?

Aaahh, kopi itu cantik, secantik Tarra (Luna Maya) yang rela menggelontorkan dana sebagai investor agar kejayaan Kedai Filosofi Kopi bangkit lagi. Kopi itu pintar, sepintar Brie ( Nadine Candrawinata) yang mengaplikasikan ilmunya pada para petani kopi agar menghasilkan kopi terbaik. Kopi adalah minuman yang tak pernah lekang oleh jaman. Tak pernah goyah walau serbuan minuman datang menggoda.

Kopi selalu meninggalkan rasa tak terduga, seperti tak terduganya perjalanan kedai Filosofi Kopi yang selalu memunculkan 1001 rasa dan gejolak orang-orang di sekitarnya. Ben (Cicho Jeriko) yang kadang emosional, terkesan kasar namun sebenarnya lembut. Jody (Rio Dewanto) yang berwibawa dan bijak, namun terkadang tak mampu mengungkapkan isi hatinya. Kopi selalu mengaduk-aduk perasaan penikmat kopi dan peraciknya, bahkan hingga tetes terakhir. Layaknya sebuah persahabatan yang manis, kopi mampu menyatukan gula dan kopi agar nikmat dan terus melekat.

Filkop2

Kopi dan Sukses

Sukses bukan diukur dari banyaknya materi dan jabatan. Jika hanya itu yang kau cari, apa makna sukses sebenarnya bagi hidupmu? Belajarlah dari kopi, teman. Dia memang hitam namun kopi mampu menenangkanmu dari hiruk pikuknya dunia. Belajarlah dari barista seperti Ben, kau akan belajar bahwa membuat kopi itu seperti meditasi, bukan seperti matematika. Meditasi belajar membuatmu tenang, belajar memahami alur hidup lebih mendalam dan bijak. Kopi bukan matematika karena racikan kopi tidak harus diukur dengan angka dan perkalian. Kopi selalu harum dan nikmat karena meleburnya kelembutan dan perasaan peraciknya.

Sukses adalah wujud kesempurnaan hidup, seperti Ben dan Jody yang terus bergerak mencari jalan kesempurnaan kedai kopi. Bergerak dengan cara dan nafas anak muda, mencari jalan agar kopi bukan hanya sekedar minuman. Namun, kopi tetaplah kopi. Dia tidak akan menyatu dalam denyut nafas bisnis jika kau belum mampu melembutkan hati, memberikan nafas cinta dan kehidupan untuk menjadi lebih baik.

Belajarlah dari Ben dan Jody, bahwasanya jangan sampai bisnis membuat persahabatanmu hancur. Jangan sampai cinta membuatmu jadi manusia ego. Belajarlah tetap rendah hati dan teguh pendirian, seperti Tarra. Dan belajarlah tenang dalam situasi apapun, seemosi apapun, seperti Brie. Kopi akan membuatmu terbang tinggi seperti elang, jika kau mampu membuat pijakan kuat dalam hidup. Lenturlah dalam berbisnis, namun lembutlah seperti kopi yang membasahi kerongkongamu.

Filkop3

EPILOG

Kopi, kedai kopi, filosofi kopi. Tiga kata yang mampu disatukan Angga Dwimas Sasongko sebagai sutradara menjadi sebuah tontonan penuh makna. Penonton diajak menelusuri perjalanan karir seorang barista, apa yang dilakukan ketika meracik kopi dan filosofi setiap jenis kopi. Sekuel kali ini diangkat kembali dari karakter buku Dewi “Dee” Lestari, Filosofi Kopi. Naskah film kali ini dikembangkan oleh Christian Armantyo dan Frischa Aswarini sebagai pemenang kompetisi #NgeracikCerita tahun 2016 dan skenario dipoles tangan dingin Jenny Yusuf.

KOPI memang hitam, namun setiap racikannya selalu membuat hidup lebih berwarna. Bagaimana perjalanan Ben dan Jody, apakah mereka mampu membawa kembali kejayaan Kedai Filosofi Kopi? Apakah Tarra dan Brie mampu merekatkan kembali tali persahabatan Ben dan Jody? Mau tahu filosofi kopi apa yang membuatmu takkan lagi menyia=nyiakan hidup?

Tonton film ini deh mulai 17 Juli 2017. Kamu bakal tahu kalau kopi itu bukan sekedar kopi. Kopi adalah jiwa, soul hidup yang akan membuat hidupmu terlalu murah untuk disia=siakan. Karena setiap yang punya rasa pasti punya jiwa 😉

Bravo Visinema Pictures dan Angga Dwimas Sasongko. Kami tunggu karya kolaborasi kalian tahun depan 😉

 

Diposkan pada Tak Berkategori

Yang Berkah Itu, Insya Allah Sah

sah

Pernah merasa bosan melakukan sesuatu yang sudah rutin dilakukan? Pernah dalam hati ingin berhenti menulis? Pernah kehilangan benda yang sangat berharga, ketemu dan akhirnya bernazar sesuatu? Achie TM sudah memiliki pekerjaan yang baik kenapa harus berhenti menulis? Allah akhirnya menegurnya dengan kehilangan laptop. Puluhan novel ditulis namun belum ada satupun yang sukses besar, apalagi sampai ke layar lebar. Dan ujung penantian itu berakhir pada diangkatnya novel ke layar lebar oleh MD PIctures. Yah, penulis buku “Insya Allah, Sah”, Achie TM membuktikan bahwa kerja keras dan doa selalu akan ada hasil baiknya, cepat atau lambat.

Novel “Insya Allah, Sah” lahir dari sebuah nazar karena sempat kehilangan laptop. Semua data pekerjaan yang tersimpan di sana sempat membuat keringat dingin novelis ini bercucuran. Janji akan membuat novel Islami akhirnya dia tuanikan ketika laptopnya kembali.

sah3

Proses penulisan sebuah karya tentu membutuhkan riset yang tidak main-main, meski itu hanya sebuah novel fiksi. Achi TM harus melahap berbagai jenis buku dan komik humor. Donald Bebek menjadi salah satu majalah yang dibaca demi mendapatkan sense of humor yang renyah. Teguran dari ALLAH membuat Achie TM benar-benar fokus membuat novel ini. Email dari Gramedia Pustaka Utama pada pukul 3:45 Wib membuat hidup Achie berubah. Inilah yang menjadi titik balik Achie untuk comeback ke dunia penulis.

Naskah novel ini dilirik MD Pictures karena memiliki ide cerita yang unik dan lucu, lain dari naskah lainnya. Tokoh utama wanita yang diperankan oleh Titi Kamal dan pria oleh Panji Pragniwicaksono, membuat film ini semakin cair, mampu melebur menjadi komedi yang tidak garing. Panji bahkan tampil dalam acara Meet & Greet dengan dandanan asli khas Raka ; rambut model ala Beatles, celana sedikit cungklang dan gigi agak nongkrong. Sontak para blogger yang hadir tertawa lepas melihat penampilan dan logak Sunda Panji. Panji berbagi cerita bagaimana sosok Raka yang sering dibilang aneh dan menyebalkan., namun sebenarnya baik dan taat pada agama ini.

Hadir juga Donita, pemeran Karina dengan balutan gaun putih panjang. Sepanjang acara Donita bercerita tentang kelucuan selama proses syuting, antara lain bagaimana Dion (Richard Kyle) membuat semua kru tertawa ketika salah mengucapkan kata” Saya pecat” menjadi ” Saya Ciputat.” Begitu banyak cerita di balik layar selama proses pembuatan film ini.

Satu yang pasti, nilai-nilai religi tidak harus disampaikan dalam keadaan tegang dan resmi. Target dakwah yang beraneka ragam dan tingkat pemahamannya, dapat menjadikan film ini menjadi jembatan agar masyarakat awam lebih paham bagaimana seharusnya sebuah pergaulan dan pernikahan di mata ALLAH dan agama. Dunia film membutuhkan ide-ide cerita dari Achie TM-Achie TM yang lain agar variasi cerita dan pesan yang ingin disampaikan pada para penonton tepat sasaran dan meninggalkan kesan

sah2

Untuk para calon penulis maupun penulis baru, perjuangan Mbak Achie TM dalam menulis patut dijadikan contoh. Puluhan judul novel ditulis tanpa kenal lelah dan berharap salah satu novelnya bisa diangkat ke layar lebar. Akhirnya terbukti bukan bahwa kerja keras bertahun-tahun pasti akan ada hasilnya, cepat atau lambat. Apresiasi juga tak luput saya sampaikan pada produser dan rumah produksi yang sudah memberikan kesempatan naskah-naskah penulis Indonesia untuk diangkat ke layar lebar. Sebuah terobosan dan kesempatan yang baik, yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh penulis.

Pesan untuk keluarga di Indonesia, tonton film ini ya. Ajak keluarga dan rasakan kegembiraan bersama dalam suasana Lebaran. Mari kita berkolaborasi mensukseskan film Indonesia yang diangkat dari novel-novel karya penulis dalam negeri. In Shaa, Sah, In Shaa Allah kita BISA 😉

Diposkan pada Tak Berkategori

Memangnya Kita Ini Siapa?

Turun dari kereta, bergegas menyusuri lorong stasiun. Pandangan terpaku pada orang-orang yang berlalu lalang di bawah cahaya lampu stasiun yang  remang-remang. Wajah – wajah dengan 1001 macam emosi ; lelah, senyum sendiri dengan Hp di tangan, ada yang terdiam, bahkan tertidur di sudut bangku. Kulangkahkan kaki keluar stasiun, ramai lalu lalang manusia dan kendaraan, dan mata kembali terpaku pada gemerlap lampu sebuah mall. Mewah, warna-warni dan penuh dengan orang-orang dengan berbagai kepentingan.

Tapi entah mengapa, rasa bosan tiba-tiba menyeruak dalam hati. Bosan melihat riuhnya suara manusia, bosan melihat ketergesa-gesaan, bosan melihat wajah-wajah kaku, bosan dengan suara bising kendaraan, hingga bosan dengan suasana kotanya. Aku seperti terasing dalam keramaian. Ada apa gerangan?

Bosan. Ya, ternyata aku bosan. Ingin segera kuberlari  menuju peraduan. Ingin kupeluk malam dalam keheningan, dalam diam, hanya desahan nafas saja yang ingin kudengar. Ingin kubercengkerama dengan-Nya tanpa diliputi 1001 macam rasa ketakutan. Aku bosan dengan carut marutnya ketimpangan tanpa pernah ada jalan akhirnya.

Aku bosan dengan segala ketidakmampuanku mengubah keadaan menjadi lebih baik. Aku bosan dikelilingi wajah-wajah zombie penghisap darah sesamanya, wajah penumpuk harta, seolah mereka akan hidup 1000 tahun lamanya. Aku ingin lari, tapi kemana kaki kuarahkan? Hanya bersimpuh diatas sajadah yang bisa kulakukan, menangis seperti anak kecil kehilangan ibunya, dan bertanya mengapa semakin banyak jiwa-jiwa muram dibalik kemewahan? Mengapa begitu banyak kelalaian hanya karena emosi dan dunia?

Sadarkah bahwa tanpa kasih sayang dan campur tangan ALLAH, kita tidak bisa apa-apa, kita bukan siapa-siapa. Lantas mengapa masih menganggap orang lain itu lebih rendah derajatnya dari kita? Lantas mengapa begitu mudahnya mengangkat dagu hanya karena sanjungan, status, pangkat dan harta? Apakah harus tercabut nyawa dulu, kami para manusia baru sadar dan taubat?

Memangnya kita ini siapa?

Diposkan pada Tak Berkategori

Sahabat Total : Persahabatan Itu Seperti Air yang Mengalir

IMG20170320143221

‘Sahabat Total” adalah web series persembahan Total8+ alkaline water yang menceritakan kisah tentang aktivitas 3 orang wanita yang bersahabat, sejak mereka pindah ke Jakarta. Series ini dikemas dengan gaya cerita komikal dengan unsur lucu di dalamnya.

3 wanita ini tinggal di sebuah tempat yang sama. Cerita yang akan diangkat adalah konflik yang muncul dalam kehidupan sehari-hari, dimana mereka selalu bersama-sama. Dimana akan ada perbedaan cerita pada setiap episode yang disusun berdasarkan tema yang telah dibuat. Jumlah episode sampai final episode berjumlah 20 episode. Yang akan tayang sepanjang tahun, mulai dari bulan Maret sampai Desember 2017. Series episode pertama telah tayang di Youtube dan Metube pada 1 Maret 2017 lalu.

Webseries SAHABAT TOTAL ini punya cerita yang khas anak muda.  Mila, Lola dan Bella tinggal di apartemen di Jakarta. Mila berprofesi sebagai personal trainer dan bercita-cita menjadi model profesional. Bella seorang Barista yang memiliki bakat seni melukis. Lola seorang personal asisstant di sebuah perusahaan yang memiliki hobi ngemil dan selalu membuat tingkah laku konyol, hingga membuat kesal Mila dan Bella.

Persahabatan antara Milla, Bella dan Lola semakin seru dan bermakna karena Milla selalu mengajak sahabatnya untuk selalu hidup sehat dalam menjalani hari-harinya seperti selalu berolahraga dan minum air putih. Bella yang selalu melukis, ingin lukisannya selesai dan dapat dipamerkan. BEGITUPUN Lola yang selalu bersemangat mengejar cita-citanya namun tetap membuat hariMila dan Bella semakin berwarna karena kekonyolannya.

Sahabat Total dibintangi oleh Intan Saumadina, Pinky Ovien, dan Chika Audika. Produser oleh Aldy Trifantika, sutradara Subhan Lora, kameramen Christofel Walintuka dan script writer oleh Anggit Gita Parikesit, Vebrio Kusti, Tezard Alfattah, Prastiko Destamto.

Lalu kira-kira bagaimana keseruan mereka setiap episodenya hingga episode terakhir? Sahabat Total : Persahabatan Itu Seperti Air yang Mengalir

 

 

Diposkan pada LOMBA

10 Jadwal Lomba 2017 Dengan Hadiah Puluhan Juta (Dari Pemerintah)

1. Lomba Karya Ilmiah dari Bank BI 2017, Hadiah 92.5 Jt, DL 29 Sepetember 2017, selengkapnya http://www.lomba.or.id/…/lomba-karya-ilmiah-bank-bi-2017.ht…

2. Lomba Menulis Artikel Jurnalistik 2017 dari Kementrian Keuangan, DL 3 Mei 2017, selengkapnya http://www.lomba.or.id/…/lomba-menulis-artikel-jurnalistik-…

3. Lomba Foto Pendidikan dan Kebudayaan 2017 (Hadiah 150,5 Jt), DL 2 Mei 2017, selengkapnya http://www.lomba.or.id/2017/…/lomba-foto-pendidikan-dan.html

4. Lomba Menulis Feature, Opini, dan Berita 2017 dari Kemendikbud (Hadiah 226 Jt), DL 21 Juni 2017, selengkapnya http://www.lomba.or.id/…/lomba-menulis-feature-opini-dan-be…

5. SEALS 2017 (Southeast Asia Leaders Summit 2017), 14 April 2017, selengkapnya http://www.lomba.or.id/…/seals-2017-southeast-asia-leaders.…

6. Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional dari LIPI dan Pemda Aceh (Daftar Gratis), DL 5 Juni 2017, selengkapnya http://www.lomba.or.id/…/perkemahan-ilmiah-remaja-nasional-…

7. Lomba Karya Ilmiah remaja (LKIR) 2017 dari LIPI, DL 20 Agustus 2017, selengapnya http://www.lomba.or.id/…/lomba-karya-ilmiah-remaja-lkir-201…

8. Lomba Karya Tulis OJK 2017, Hadiah 87,5 Jt , DL 20 Mei 2017, selengkapnya http://www.lomba.or.id/20…/…/lomba-karya-tulis-ojk-2017.html

9. Lomba Opini, Artikel, dan Featunes 2017 dari Kemendikbud (Hadiah 111 Jt), DL 20 April 2017, selengkapnya http://www.lomba.or.id/…/lomba-opini-artikel-dan-featunes-2…

10. Lomba Menulis Artikel 2017 dari BKPM (Gratis, Hadiah Total 52, 5 Jt), DL 10 April 2017, selengkapnya http://www.lomba.or.id/…/lomba-menulis-artikel-2017-dari-bk…

  • Perlombaan ini pada umumnya diselenggarakan oleh Kementerian dengan biaya pendaftaran gratis, ada jenis perlombaan ada juga pelatihan.